Kota Lama dan Lawang Sewu Dikunjungi Menpar

Menteri Pariwisata Arief Yahya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sejumlah destinasi wisata di Jawa Tengah. Sejumlah tempat wisata disambanginya. Mulai dari Cafe Spiegel, Kota Lama, Lawang Sewu, hingga meresmikan Saloka Theme Park.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman, mengatakan Jawa Tengah mempunyai banyak potensi. Banyak destinasi unggulan yang bisa diangkat.

“Menpar akan mengangkat potensi pariwisata Jawa Tengah. Khususnya Semarang. Karenanya, ada beberapa destinasi yang dikunjungi. Dan destinasi yang dipilih adalah yang sangat khas,” tutur Dadang dalam keterangannya.

Tempat pertama yang akan disinggahi adalah Cafe Spiegel/Cafe Covare, di kawasan Kota Lama Semarang. Di tempat ini, Arief melakukan diskusi santai.

Dari Spiegel, dia kemudian melakukan site visit ke Kota Lama menggunakan golf car. Site visit dilakukan untuk terus mengangkat Kota Lama. Karena, kawasan ini sedang didorong menjadi Unesco Heritage Site.

“Site visit ini menjadi bentuk dukungan dari Kementerian Pariwisata untuk Kota Lama. Khususnya untuk mendorong Kota Lama agar menjadi Unesco Heritage Site,” tutur Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional II Kemenpar Reza Pahlevi.

Usai berkeliling di Kota Lama, Arief akan berkunjung ke destinasi lainnya, Lawang Sewu. Kemudian, dilanjutkan makan siang di Iwak Manyung Ibu Fat. Destinasi terakhir yang dikunjungi adalah Saloka Theme Park. Sekaligus meresmikan destinasi baru di Jawa Tengah itu.

“Saloka adalah destinasi baru buat keluarga. Dan rencananya, peresmian akan dilakukan langsung Menteri Pariwisata. Saloka akan menjadi daya tarik baru di Jawa Tengah. Karena sangat ramah buat keluarga,” tutur Reza Pahlevi.

Baca juga: Mau Hadiah Rp 200 Juta? Ikuti Lomba Video Pendek Millennials Kemenpar

Grand opening Saloka Theme Park sendiri dijamin akan meriah. Sebab, akan menghadirkan penyanyi papan atas Indonesia Via Vallen. Selain itu, ada juga band The Rain yang akan tampil.

Buat Arief, Jawa Tengah sangat kaya akan destinasi. Hal ini menjadikan Jateng salah satu destinasi terbaik untuk dikunjungi.

“Jawa Tengah memiliki destinasi yang sangat lengkap. Dan lokasinya tersebar ke banyak kota. Itulah yang membuat Jawa Tengah kaya. Ada kawasan Candi di Jogja dan Magelang, ada Keratonndi Solo dan Jogja, ada Kota Lama dan Lawang Sewu di Semarang. Dan kekayaan destinasi itu akan dilengkapi dengan Saloka Theme Park di Kabupaten Semarang. Wisatawan akan memiliki banyak pilihan saat berkunjung ke Jawa Tengah,” katanya.

5 Kota Tercerah Sedunia

Bicara tentang matahari yang bersinar sepanjang tahun, mungkin akan langsung ingat dengan Indonesia. Tapi Indonesia bukanlah nomor teratas, karena masih punya musim hujan yang juga rutin.

  • 1. Phoenix, Arizona

Inilah Kota Phoenix di Arizona, Amerika Serikat. Kota ini memiliki hari yang terus cerah sepanjang tahun dibanding kota-kota lain di dunia.

Masyarakat di kota ini mengaku memiliki perngaruh suasana hati dengan banyaknya matahari yang dirasakan. Kalau hujan, rasanya hati jadi melankolis dan tertutup.

“Saya tidak memiliki gambaran bahwa matahari sangat berdampak pada suasana hati saya sampai saya belajar di luar negeri selama satu tahun di Bergen, Norwegia, yang secara tak sengaja, merupakan salah satu tempat yang paling sering terkena hujan di dunia,” kata Catherine Capozzi, seorang penduduk yang lama tinggai di Phoenix.

“Saya merasa lebih tertutup dan melankonis, tetapi tidak mengetahui kenapa itu bisa terjadi. Bahkan sampai saat ini, hanya terjadi hujan selama satu hari dapat menurunkan energi saya,” tambah Capozzi.

Saat matahari bersinar cerah, langit Phoenix akan terlihat biru. Pemandangan dari ketinggian akan membawa traveler melihat lanskap kota ini yang terlihat jelas.

“Mereka yang terus jatuh cinta dengan terik matahari, cuaca musim dingin yang fantastis, makanan Meksiko yang luar biasa, orang-orang yang ramah, dan standar hidup yang sangat murah,” kata Capozzi.

  • 2. Darwin, Australia

Sebenarnya Darwin masih kurang cerah dibandingkan Tennant Creek dan Alice Spring. Dari lamanya penyinaran matahari, Alice Spring mendapat penyinaran sebanyak 3.500 jam, Tennant Creek mendapat 3.569 jam dan Darwin 3.097 jam.

Namun, di Kota Darwinlah timbul gaya hidup santai. Kalimat ekspresi yang akan sering traveler dengar adalah ‘tidak perlu khawatir’,’it’s easy’, dan ‘dia akan baik-baik saja teman’.

“Ini menunjukkan bahwa gaya hidup santai di Darwin di mana tidak banyak masalah dan orang-orang tidak khawatir mengenai sesuatu yang tidak terlalu penting,” jelas Rick Delander, pemandu wisata senior yang bekerja untuk Adventure Tours and Intrepid Travel.

Matahari akan bersinar cerah selama sekitar 8 bulan. Dimulai dari bulan November, Darwin akan mulai hujan dan masyarakat kurang suka kalau terlalu sering hujan.

Musim hujan juga dikenal sebagai musim yang bodoh, di mana beberapa orang setempat mengenalnya sebagai sebuah kegilaan tropikal,” jelas Delander.

Cuaca yang sangat panas dan kelembaban dapat meningkatkan stres dan ketegangan, tetapi begitu hujan tiba “Setiap orang kembali ke gaya hidup normal yang harmonis.”

  • 3. Nizwa, Oman

Oman adalah kota di Semenanjung Arab. Masyarakatnya memiliki ciri yang riang dalam hidup.

“Warga Oman sangat baik dan dengan senang hati menerima wisatawan. Sebagai wilayah dengan agama konservatif, Muslim (di Oman) sering berjemur, dan semuanya menjadi Inshallah. Tetapi lebih tampak sebagai cara untuk menyatakan, apa yang akan terjadi terjadilah dan saya tidak akan khawatir tentang itu,” KATA ekspatriat Nicole Brewer, yang bekerja sebagai guru di Nizwa.

Cerah sepanjang tahun membuat traveler lebih mudah dalam menjelajahi sudut-sudut Kota Nizwa. Salah satu destinasi terbaik di kota ini adalah Jabal Akhdar.

Jabal Akhdar adalah gunung yang terletak sekitar 60 km di utara Nizwa. Tingginya 2.000 meter di atas permukaan laut. Kebanyakan wisatawan datang untuk mendaki dan berkemah.

Selain Gunung Jabal Akhdar, ada pasar Arab yang menjadi area belanja terbuka. Kebanyakan pedagang menjual perak lokal dan tembikar.

Karena lama terpapar matahari, kota ini sangat bahagia ketika hujan turun. Hujan yang turun setelah panas yang berhari-hari membuat bau tanah begitu menyenangkan untuk dihirup.

“Baru hari ini kami mendapatkan sedikit hujan dan murid saya tidak sabar untuk keluar kelas, jadi mereka dapat menikmati langit berawan dan rintik hujan,” kata Brewer.

“Sangat terlihat bagaimana mereka amat gembira karena hujan dan awan.” tambahnya.

  • 4. Amman, Yordania

Selanjutanya adalah Kota Amman di Yordania. Meski di tengah musim dingin, masyarakat Amman tetap melanjutkan aktivitas di luar ruangan. Karena selama matahari bersinar, maka gaya hidup di luar ruangan sangat normal dilakukan.

“Cuaca mendorong saya untuk berlari dengan kaki saya,” kata Ghada El Kurd, seorang direktur pengembangan strategis pada Jawsaq Media and Art Production, yang aslinya berasal dari Palestina tetapi sekarang tinggal di ibukota dan kota di Yordania yang terkenal, Amman.

“Terutama saat akhir pekan, banyak orang berpiknik dengan keluarga atau mendaki,” tambah El Kurd.

Kesempatan untuk tetap beraktivitas di luar ruangan menjadi kebahagiaan bagi orang yang tinggal di kota ini.

Masyarakat di Kota Amman dinilai ramah dalam berbicara dengan wisatawan. Kamu bisa mencoba untuk menikmati kota ini lewat warga lokalnya.

  • 5. Johannesburg, Afrika Selatan

Beralih ke Afrika Selatan, ada Kota Johannesburg yang memiliki matahari sepanjang tahun. Biar demikian, kota ini menjadi yang tersejuk di Afrika Selatan.

“Sangat jarang menjadi sangat, hmm, segalanya… dingin, basah, panas,” kata penduduk asli Afrika Selatan, Jean Barnard.

Bahkan menurut pengakuan Barnard hujan selama 3 hari adalah kesempatan langka untuk dilihat. Nampaknya kota ini benar-benar kaya dengan sinar matahari.

Dari cuaca yang bagus, mempengaruhi perilaku dari penduduk Johannesburg. Penduduknya suka menghabiskan waktu di luar ruangan.

Aktivitas yang dilakukan pun bermacam-macam. Mulai dari barbeques, makan di luar, dan yang paling populer adalah berenang.

Bisa dibilang penduduk di kota ini lebih terbuka dengan orang asing. Memulai percakapan dengan penduduk lokal akan membuat wisatawan melihat sisi lain dari Johannesburg.

Sommaroy Pulau Pertama Didunia Yang Akan Berlakukan Zona Bebas Waktu

Bayangkan suatu tempat di mana waktu tidak ada. Terkesan utopia, tapi pulau di Norwegia ini akan jadi yang pertama berlakukan zona bebas waktu.

Adalah Sommaroy Island atau yang dikenal sebagai pulau musim panas (Summer Island), sebuah tempat di Norwegia yang akan menerapkan konsep baru yang tak pernah ada sebelumnya.
pulau yang terletak di sisi barat Kota Tromso akan jadi yang pertama menerapkan konsep zona bebas waktu atau time-free zone.

Dilihat dari lokasinya yang sangat dekat dengan Kutub Utara, Pulau Sommaroy memang memiliki keunikan geografi yang membuatnya berbeda. Diketahui, matahari tak pernah terbenam di pulau ini dari 18 Mei hingga 26 Juli atau terang selama 69 hari.

Sedangkan dari bulan November hingga Januari, pulau tersebut malah mengalami kondisi terbalik di mana matahari sama sekali tak datang atau yang dikenal sebagai polar night.

“Ada masa di mana hari terang secara berkelanjutan dan kita mengikutinya. Di tengah malam sekitar pukul 02.00 pagi, Anda bisa mendapati anak bermain bola, orang mengecat dan merapikan rumput rumah dan remaja yang asyik berenang,” ujar penghuni pulau yang bernama Kjell Ove Hveding.

Atas keunikan tersebut, sejumlah masyarakat pulau berinisiatif datang ke Balaikota dan menandatangai petisi zona bebas tersebut.

Pada kesempatan itu mereka bertemu dengan anggota parlemen Norwegia dan memberikan tanda tangan warga untuk lebih lanjut mendiskusikan perihal izin legal dan praktik nyata ke depannya.

“Ada banyak warga, melakukan hal ini berarti mem-formalkan sesuatu yang telah kita prktikkan selama beberapa generasi,” ujar Kjell.

Dengan dibuatnya aturan terkait zona bebas waktu itu, warga pun berharap terbebas dari jam kerja tradisional dan berharap akan fleksibilitas terkait jam masuk sekolah dan waktu kerja.

Apabila resmi disahkan, nantinya warga akan membuat akses masuk ke Pulau Sommaray yang ditandai dengan jembatan berisi jam. Menandakan bahwa traveler akn masuk ke pulau di mana tak ada waktu.

Minum Jus Tomat Segelas Satu Hari Bantu Turunkan Tekanan Darah

Kadar tekanan darah yang sehat bisa dicapai dengan rutin mengonsumsi segelas jus tomat setiap hari.

Demikian menurut kesimpulan awal sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang. Studi selama setahun itu menyimpulkan, partisipan yang minum secangkir jus tomat tanpa tambahan garam atau gula, setiap hari selama 12 bulan, mengalami penurunan tekanan darah.

Kelompok partisipan itu juga mendapatkan manfaat lain, yakni turunnya kadar kolesterol jahat (LDL).

Kedua faktor itu, yaitu tekanan darah dan kolesterol yang terjaga akan menghindarkan kita dari penyakit jantung.

Penelitian itu dilakukan oleh tim dari Jepang yang melibatkan 184 pria dan 297 wanita. Para partisipan itu diperbolehkan minum jus tomat sebanyak yang mereka mau.

Durasi penelitian itu selama setahun. Para peserta diminta mencatat berapa banyak mereka minum jus tomat dan melaporkannya setiap tiga bulan.

Di akhir masa penelitian, sebanyak 94 partisipan yang di awal studi memiliki hipertensi yang tidak diobati, mengalami penurunan tekanan darah diastolic (bacaan bawah) dari 83,3 menjadi 80.9 mmHg.

Walau penurunan itu terlihat kecil, namun menurut pakar, hal ini cukup untuk mengurangi tahap hipertensi dari yang sebelumnya tahap dua menjadi tahap satu.

Penelitian ini didanai oleh Kikkoman Corporation, yang terkenal sebagai pembuat berbagai kecap asin dan juga pemegang hak pemasaran Del Monte dan jus tomat di Asia.

Kelemahan lain dari penelitian ini adalah tidak dilakukannya analisis pola makan para peserta studi. Jadi, sulit diketahui apakah perubahan itu karena konsumsi jus atau manfaat lain dari modifikasi pola makan.

Cerita Surganya Thailand

Thailand mengambil langkah berani. Menutup Maya Bay, tempat wisatanya yang disebut surga karena sudah sangat amat penuh turis.

Maya Bay merupakan salah satu pantai di Phi Phi Islands. Pantai yang begitu terkenal dan jadi favorit turis, juga pernah jadi lokasi syuting film ‘The Beach’ yang dibintangi Leonardo DiCaprio pada tahun 2000 silam.

Meski jauh dari Bangkok, karena harus naik pesawat ke Krabi dan lanjut naik boat, turis tetap datang ke Maya Bay. Bentang pasir putihnya yang landai begitu menggoda, lautannya jernih dan panoramanya elok nian.

Tapi kini, ‘surga’ di Thailand itu tidak akan bisa disentuh turis lagi.

pemerintah Thailand menutup Maya Bay sejak pertengahan tahun 2018 kemarin. Awalnya hanya beberapa bulan, tapi kabar terbaru ditutup hingga tahun 2021. Itu pun masih bisa diperpanjang.

Kunjungan turis ke sana mencapai angka 3.500 orang per hari. Ingat, per hari!

Dengan banyaknya yang turis, aspek kenyamanan mulai terusik. Bahkan parahnya lagi, bentang alam di Maya Bay pun ikut rusak.

“Pada tahun 1998-1999, karang yang rusak berjumlah sekitar 30 persen. Tetapi sekarang 90 persen terumbu karang di sana sudah rusak,” kata Thon Thamrongnawasawat, seorang peneliti kelautan dari Kasetsart University.

Kerusakan terumbu karang tersebut akibat jangkar dari kapal dan terinjak-injak atau tersentuh oleh turis. Tidak ada jalan lain, didukung oleh pihak taman nasional dan konservasi alam, pemerintah Thailand akhirnya menutup sementara Maya Bay dari kunjungan turis.

Pemerintah Thailand memasang zona demarkasi. Suatu garis pembatas, yang berjarak 300 meter dari bibir pantai Maya Bay. Artinya, turis hanya bisa memandangi Maya Bay dari jarak tersebut dan tanpa alasan apapun tidak boleh melintasi garisnya.

Sekitar 10 bulan setelah ditutup, Maya Bay pelan-pelan pulih. Hal itu terlihat, sudah ada 60 hiu datang ke sana dan berkembang biak.

“Kedatangan hiu merupakan simbol alam bahwa lingkungannya mulai membaik,” ujar Thon Thamrongnawasawat.

Terumbu karang pun mulai tumbuh di perairan Maya Bay, meski butuh beberapa dekade supaya terumbu-terumbu karangnya mencapai bentuk dewasa. Ya, pelan-pelan, ada perubahan baik di Maya Bay.

“Turis memang tidak bisa sampai ke pantai, tapi mereka tampaknya cukup bahagia bisa melihat Maya Bay dari kejauhan,” kata Ekawit Pinyotamanotai dari Dewan Pariwisata Krabi.

Langkah Thailand untuk menutup ‘surganya’ tersebut, patut diapresiasi. Thailand tentu menyelamatkan alamnya dan menyelamatkan pariwisatanya untuk masa depan.

5 Macam Atraksi Liburan di Utara Jakarta

Menuju utara Jakarta, ada destinasi seru dengan sejumlah atraksi menarik. Inilah kawasan Taman Impian Jaya Ancol.
Jika traveller menghabiskan libur panjang hanya di Jakarta, tidak perlu galau. Meluncur saja ke Ancol karena terdapat berbagai wahana permainan seru yang bisa dinikmati bersama keluarga. Berikut rekomendasinya ya traveler:

  1. Allianz Eco Park
    Bagi traveller yang ingin mencari suasana yang tenang sambi berolahraga di taman yang indah dan nyaman, tentu Allianz Eco Park akan menjadi pilihan. Selain itu terdapat aneka permainan seru di tempat iniz mulai dari outbond, sepeda air, sampai penyewaan sepeda.
  2. Atlantis
    Di Atlantis terdapat berbagai macam jenis kolam renang dan wahana air yang cukup memacu adrenalin. Mulai dari kolam arus yang tenang, kolam ombak, sampai berbagai macam jenis seluncuran bisa traveller nikmati disini. Supaya bisa main dengan puas, sebaiknya datang lebih pagi ke Atlantis ya traveller.
  3. Ocean Dream Samudera
    Tidak hanya si cerdas lumba-lumba yang bisa kita temui di sini, namun ada juga pentas berbagai satwa cerdas seperti singa laut, berang-berang dan burung yang lucu. Jangan lewatkan atraksi stuntman yang mendebarkan di Scorpion Pirates.
  4. Seaworld
    Tidak perlu menyelam ke dasar laut untuk melihat berbagai jenis ikan. Cukup datang ke Seaworld dimana terdapat berbagai jenis hewan laut maupun sungai. Terdapat juga touch pool untuk hewan laut jinak seperti penyu, bintang laut dan baby shark. Kita juga bisa menyaksikan keseruan saat penyelam memberikan makan ikan langsung di aquarium.
  5. Menyusuri pantai dengan kapal nelayan
    Di sepanjang pantai Ancol bersandar kapal nelayan yang siap membawa traveller menyusuri perairan Ancol yang tenang. Saat di kapal, kita juga bisa sambil menangkap ubur-ubur yang naik ke permukaan. Sementara tarifnya cukup bervariasi, tergantung dari keahlian traveller dalam menawar harga.

Yuk Berikan Menu Ini Agar si Kecil Mau Sarapan

Libur Lebaran telah usai, tandanya ibu harus menyesuaikan jadwal si kecil untuk kembali ke sekolah. Selain menyiapkan buku dan alat tulis, pastikan si kecil menyantap sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

Sarapan menjadi kegiatan yang tak boleh dilewatkan oleh si kecil. Faktanya, sarapan berfungsi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan perkembangan otak si kecil. Jadi si kecil bisa menyerap pelajaran dengan baik selama di sekolah.

Namun memberikan sarapan ke si kecil tidaklah mudah karena seringkali mereka rewel tak selera dengan menu sarapannya. Maka dibutuhkan kreativitas untuk membuat menu sarapan yang menarik.

Tak perlu khawatir, membuat menu sarapan menarik tak harus mengeluarkan banyak waktu dan tenaga. Sebab, Fiesta hadir dengan menu Fiesta Kids Series yang cocok dijadikan menu sarapan maupun bekal si kecil.

Coba berikan Fiesta Kids PizzaABC, nugget yang terbuat dari daging dada ayam cincang berbentuk huruf dengan rasa pizza yang lezat. Fiesta Kids PizzaABC bisa disajikan dengan nasi, mi, kentang, atau dimakan dengan menggunakan mayones. Menariknya, Fiesta Kids Pizza ABC juga bisa membantu si kecil belajar aneka huruf. Sarapan dijamin makin seru!

Ada juga Fiesta Happy Star, nugget dari daging dada ayam cincang dengan bentuk yang lucu seperti Smiley, Star, dan Heart. Nugget ini bisa dikreasikan dalam piring dengan aneka sayuran warna-warni sehingga si kecil makin lahap menyantap sarapan. Ada juga Fiesta Nugget Dino dan Fiesta Nugget Zoo yang berbentuk aneka binatang menarik.

Tak hanya itu, ibu juga bisa memberikan Fiesta Nugget Cheese123 berbentuk angka dengan rasa keju yang nikmat. Sambil sarapan, ajak si kecil berhitung menggunakan nugget Fiesta. Cara mengolahnya pun praktis karena cukup digoreng dengan minyak panas selama 3 hingga 5 menit saja.

Aktivitas dan Tempat Rekomendasi liburan murah di dubai

Liburan di Dubai memang identik dengan banyaknya destinasi mewah dan mahal. Namun jika Anda ingin liburan nyaman di Dubai tanpa bikin kantong jebol, tetap bisa dilakukan kok. Berikut adalah beberapa aktraksi yang bisa dikunjungi tanpa mengeluarkan banyak biaya.

Belanja di Bur Dubai Souk

Berkunjung ke tempat wisata tentu akan terasa hampa jika tak membeli buah tangan. Anda bisa berkunjung ke Bur Dubai yang merupakan kawasan perbelanjaan Al Seef modern sebelum mencoba naik perahu abra tradisional.

Untuk menuju ke Bur Dubai, Anda dapat melintasi Dubai Creek yang ramai. Dulunya, area ini merupakan pusat perdagangan industri mutiara dan berada di jantung Old Dubai. Anda bisa menjelajahi Souks dengan perahu abra untuk menyebrang dengan harga USD 0,27 atau 1 AED, sekitar Rp 3 ribu (kurs Rp 14 ribu).

Kemudian turun di Deira untuk menikmati rempah-rempah, tekstil, dan emas. Faktanya, emas di Dubai memiliki kualitas dan nilai yang luar biasa. Jika Anda tidak mencari sesuatu untuk dibeli, cukup datang ke tempat ini hanya untuk melihat-lihat saja.

Meskipun buka setiap hari, waktu yang terbaik mengunjungi Bur Dubai adalah sore hari ketika pasar lebih terasa hidup dengan banyak aktivitas.

Wisata Sejarah di Masjid Jumeirah

Coba jelajahi masa lalu dan mengetahui sejarah kebudayaan islam di Dubai. Dengan membayar tiket USD 5,45 ataur Rp 76 ribu (kurs Rp 14 ribu), Anda bisa tur Masjid Jumeirah selama 75 menit. Tur yang dipandu oleh Pusat Pemahaman Budaya Sheikh Mohammed ini akan mengajak Anda belajar tentang budaya Islam dan sejarah wilayah tersebut.

Sebagai informasi, Masjid Jumeirah buka enam hari per minggu untuk non-Muslim (kecuali hari jumat), dengan tur mulai pukul 10.00 pagi. Semua pengunjung diharuskan untuk berpakaian sederhana, seperti celana panjang atau rok dan baju lengan panjang serta jilbab untuk wanita.

Melihat Dubai dari Ketinggian di Burj Khalifa

Tak lengkap rasanya ke Dubai tanpa berkunjung ke megahnya gedung pencakar langit. Anda bisa berkunjung ke Burj Khalifa yang memiliki ketinggian lebih dari 828 meter atau 160 lantai. Tiket untuk menjelajahi ke bagian atas gedung dibanderol mulai dari USD 34 atau Rp 476 ribu (kurs Rp 14 ribu) per orang. Anda bisa melihat pemandangan spektakuler seluruh Kota Dubai dari Burj Khalifa.

Anda akan dibuat takjub saat berdiri di depan menara dan Anda bisa mencoba mengambil gambar full menara dalam satu frame. Namun harus agak sedikit berlutut dengan mengarahkan kamera ke atas.

Belajar Sejarah Dubai di Museum Etihad

Museum seluas 2,5 hektare di Jumeirah 1 ini merupakan tempat untuk belajar sejarah para pendiri Uni Emirat Arab (UEA). Museum ini menawarkan ribuan pameran, baik yang permanen maupun sementara dengan program pembelajaran interaktif dan video untuk pengunjung.

Terletak strategis di sebelah Union House, museum ini sangat bersejarah karena merupakan tempat penandatanganan perjanjian pendirian UEA pada 1971. Museum ini cocok untuk Anda yang gemar wisata sejarah. Museum Etihad buka setiap hari dan untuk tiket masuk umum dihargai mulai dari USD 6,80 atau Rp 95 ribu (kurs Rp 14 ribu).

Kulineran di 2nd of December Street

Tak kalah dengan makanan kelas dunianya, Dubai juga menawarkan pengalaman bersantap dengan harga yang terjangkau. Kunjungi 2nd of December Street untuk beberapa kuliner terjangkau. Area yang sebelumnya dikenal dengan nama Al Dhiyafa Street ini menawarkan banyak kuliner dari India, Iran, Lebanon, dan masih banyak lagi. Cicipi chicken shawarmas (ayam yang dibungkus dengan tahini) terbaik di Al Malla. Ayam ini disajikan dengan roti dengan acar asin, kentang goreng, dan pasta bawang putih yang lezat dengan harga AED 10.

Selain itu, Anda juga dapat menikmati restoran Ravi dan hidangan khas Pakistan yang lezat dengan harga kurang dari AED 30 atau USD 8,15. Ravi, tampilannya terlihat sederhana di luar tetapi menawarkan salah satu interpretasi terbaik dari tradisional Pakistan.

Anda bisa ambil kursi di luar saat malam hari dan biarkan para pelayan merekomendasikan hidangan dari menu mulai dari dhal fry, daging kambing Peshwari dan biryani tradisional yang banyak disukai. Jangan melewatkan makanan pendamping naan yang renyah di luar dan lembut di tengah.

Melihat Galeri Seni di Al Fahidi Historical Neighborhood

Temukan galeri tersembunyi di lingkungan bersejarah Dubai. Di antara menara-menara tradisional dan bangunan-bangunan yang dilestarikan di Al Fahidi, Anda akan menemukan galeri seni dan kafe-kafe yang terasa seperti dunia yang jauh dari kota ultra-modern.

Jelajahi lorong-lorong menuju halaman Galeri XVA yang damai untuk makan siang ringan yang dikelilingi oleh karya-karya seniman kontemporer lokal. Anda juga bisa berkunjung ke Rumah Teh Arab dan mencicipi lebih dari 100 teh atau mengagumi patung dan seni di Majlis Gallery. Al Fahidi juga merupakan rumah bagi Pusat Pemahaman Budaya Sheikh Mohammed. Biaya masuk ke Al Fahidi gratis!

Wisata Pantai di Kite Beach

Tak melulu dengan gedung pencakar langit, Dubai juga punya wisata pantai yang tak kalah keren. Salah satunya Pantai Kite atau pantai layang-layang. Dinamakan demikian karena ada banyak peselancar layang-layang atau kitesurfer.

Terletak di Teluk Arab, pantai ini dipenuhi kafe-kafe modern dan food truck termasuk Salt yang merupakan favorit warga Dubai. Pantai Kite juga merupakan pantai yang sempurna untuk berselancar layang-layang dan menjajal olahraga air. Anda bisa menyewa peralatan olahraga air hingga kursi berjemur di sini.

Rekreasi Air di Dubai Water Canal

Dibuka sejak 2016, Dubai Water Canal bisa menjadi pilihan untuk berjalan-jalan di sekitar tepi perairan dengan menyuguhkan salah satu pemandangan terbaik di kota. Tempat ini merupakan jawaban atas kebutuhan rekreasi air yang menawarkan kemewahan maksimal. Kanal sedalam 20 kaki (6 meter) ini menghubungkan Business Bay Dubai dengan Teluk Arab. Sambil berjalan-jalan, Anda akan disuguhkan penampilan cakrawala Kota Dubai yang terus berkembang, seperti Burj Khalifa yang ikonik.

Menikmati Air Mancur Terindah di The Dubai Mall

Dubai Mall menyandang predikat sebagai mal terbesar sedunia. Ada banyak tempat asyik di Dubai Mall, salah satunya adalah Souk Al Bahar. Lokasinya di bagian outdoor yang merupakan kawasan kuliner dan belanja suvenir. Souk Al Bahar pun mempunyai kolam yang luas dengan posisi di bawah Burj Khalifa.

Di kolam itulah terdapat Dubai Fountain alias pertunjukan air mancur. Air Mancur Dubai yang menari menarik ribuan pengunjung setiap hari dengan menampilkan koreografi air setiap 30 menit di sore hari. Anda juga bisa menikmati pemandangan tepi sungai di banyak restoran di sekitar The Dubai Mall dan Souk Al Bahar. Dari restoran ini, Anda bisa melihat pertunjukan air mancur yang dimulai dari jam 6 sore setiap malamnya dengan interval pertunjukkan selama 30 menit.

Safari Gurun di Dubai

Terakhir, cobalah safari gurun di Dubai. Anda bisa melihat keindahan padang pasir yang sangat indah. Wisata akan berakhir di Desa Badawi (Bedouin). Di desa ini, Anda bisa naik unta, mencoba pakaian tradisional, dan menonton bermacam hiburan seperti tari perut, pertunjukan elang, dan tarian api.

Jika waktu wisata Anda terbatas, pilihlah safari gurun sore. Anda bisa menyaksikan keindahan langit malam sambil bersantap kuliner khas Saudi Arabia. Cukup membayar mulai dari USD 34 atau Rp 476 ribu (kurs Rp 14 ribu), Anda akan merasakan kehidupan warga lokal yang sangat seru!